Berawal dari Peyek, Usaha Jufriyah Kini Berkembang Pesat Berkat BRI

3 hours ago 10

Jakarta, CNN Indonesia --

Usaha rumahan yang bermula dari produksi peyek musiman kini berkembang menjadi bisnis kuliner dengan beragam lini produk. Transformasi tersebut dialami UMKM Ria Barokah milik Jufriyah, pelaku usaha asal Kota Serang, Banten, yang terus memperluas usahanya melalui inovasi produk dan pemanfaatan berbagai program pemberdayaan UMKM.

Awalnya, Jufriyah memproduksi peyek hanya untuk memenuhi permintaan menjelang Hari Raya Idulfitri. Sebagai ibu rumah tangga yang juga menerima jasa jahit, ia menjalankan usaha tersebut untuk membantu meningkatkan pendapatan keluarga.

Seiring meningkatnya peluang usaha, Jufriyah mulai melakukan berbagai pengembangan. Ia mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB), memperoleh sertifikasi halal, serta memperluas portofolio produknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain peyek, kini Ria Barokah memproduksi ayam goreng, paket nasi kotak dengan harga terjangkau, hingga Tepung Fried Chicken Ria Barokah yang menjadi salah satu produk unggulan.

Produk tepung serbaguna tersebut dapat digunakan untuk berbagai jenis olahan, mulai dari ayam goreng, kulit ayam crispy, jamur, tempe, hingga aneka gorengan lainnya. Langkah pengembangan usaha itu turut diperkuat setelah Jufriyah mengenal platform LinkUMKM melalui Rumah BUMN BRI Serang.

"Saya memutuskan untuk selalu aktif mengikuti berbagai kegiatan LinkUMKM, mulai dari media sosial hingga pelatihan daring. Dari kegiatan tersebut saya mendapatkan banyak pengalaman dan kesempatan yang bermanfaat bagi usaha yang saya jalankan," ujarnya.

Menurutnya, salah satu manfaat yang diperoleh setelah bergabung dengan LinkUMKM adalah akses sertifikasi halal gratis serta dukungan kemasan full printing untuk produk Tepung Fried Chicken Ria Barokah. Ia juga memanfaatkan fitur scoring dan Etalase LinkUMKM untuk memetakan perkembangan usaha sekaligus memperluas pemasaran.

"Alhamdulillah dengan kemasan yang mendukung, penjualan ikut meningkat dan produk menjadi lebih mudah dikenali. Saya sebagai pemilik usaha juga menjadi lebih percaya diri dalam memasarkan produk karena kemasannya lebih baik," tuturnya.

Jufriyah juga memanfaatkan QRIS BRI untuk mendukung kegiatan usahanya sehari-hari. Menurutnya, penggunaan QRIS membantu mempermudah transaksi sekaligus meminimalkan risiko menerima pembayaran dengan uang palsu.

Saat ini produk-produk Ria Barokah dipasarkan melalui berbagai kanal, mulai dari penjualan langsung, reseller, pameran, media sosial, hingga Etalase LinkUMKM. Jangkauan pemasarannya pun telah meluas dari Kota Serang ke berbagai wilayah di Provinsi Banten serta sejumlah daerah di luar provinsi.

Hingga April 2026, sebanyak 16,46 juta pelaku UMKM telah memanfaatkan LinkUMKM untuk memperluas akses pasar, meningkatkan kapasitas usaha, dan mendorong percepatan UMKM naik kelas. Platform tersebut menghadirkan enam fitur utama, yakni UMKM Smart, Rumah BUMN, UMKM Media, Komunitas, Etalase Digital, dan layanan Register Nomor Induk Berusaha (NIB).

Pada kesempatan terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menyampaikan kisah Jufriyah mencerminkan pentingnya konsistensi dan kemauan untuk beradaptasi dalam mengembangkan usaha. Menurutnya, banyak pelaku UMKM memiliki potensi untuk tumbuh ketika didukung akses pembelajaran dan pengembangan kapasitas yang memadai.

"Langkah kecil yang dimulai dari usaha rumahan dapat berkembang menjadi peluang usaha yang lebih besar ketika dijalankan dengan konsisten," ujarnya.

Akhmad menambahkan, kemampuan menghadirkan produk yang relevan dengan kebutuhan pasar sekaligus memanfaatkan berbagai peluang pengembangan usaha menjadi faktor penting dalam memperkuat daya saing UMKM.

"Karena itu, BRI akan terus menghadirkan berbagai program yang dapat membantu pelaku UMKM mengembangkan usaha, memperkuat kualitas produk, serta membuka peluang pasar yang lebih luas," pungkas Akhmad.

(ory/ory)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |