Britney Spears Jual Katalog Musik Lagu-lagu Hits-nya

9 hours ago 4

CNN Indonesia

Kamis, 12 Feb 2026 20:27 WIB

Britney Spears jual katalog musik, termasuk lagu-lagu hitnya, dengan nilai yang masih dirahasiakan. Britney Spears jual katalog musik, termasuk lagu-lagu hitnya, dengan nilai yang masih dirahasiakan. (AFP/Robyn Beck)

Jakarta, CNN Indonesia --

Britney Spears dikabarkan baru saja menandatangani kesepakatan musik baru dengan menjual hak atas katalog musiknya yang luas. Sumber mengatakan kesepakatan itu menjadi salah satu keputusan penting dalam karier sang penyanyi

Menurut dokumen hukum baru, seperti yang diberitakan TMZ pada Selasa (10/2), Britney Spears menjual bagian kepemilikannya atas katalog musiknya kepada music publisher Primary Wave.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Masih belum jelas mengenai detail uang yang diterima Britney untuk musik tersebut karena jumlah pastinya tidak tercantum dalam dokumen.

Namun, sumber menggambarkan perjanjian tersebut nilainya mendekati kesepakatan senilai US$200 juta yang ditandatangani Justin Bieber ketika menjual katalog musiknya ke Hipgnosis Songs Capital pada Desember 2022.

Dokumen tersebut menunjukkan bahwa Britney, yang dikelola Cade Hudson, menandatangani perjanjian penjualan musik tersebut pada 30 Desember 2025.

[Gambas:Video CNN]

Sumber juga mengungkapkan bahwa pelantun lagu Toxic itu senang dengan penjualan tersebut dan telah merayakannya dengan menghabiskan waktu bersama anak-anaknya.

Kesepakatan tersebut mencakup lagu-lagu hits Britney, seperti (You Drive Me) Crazy, ...Baby One More Time, Break The Ice, Circus, Don't Let Me Be the Last to Know, Everytime, Gimme More, dan Oops!... I Did It Again.

Termasuk hits lainnya, seperti Hold It Against Me, I Wanna Go, If U Seek Amy, I'm a Slave 4 U, I'm Not a Girl, Not Yet a Woman, Lucky, My Prerogative, Overprotected, Piece of Me, Sometimes, Stronger, Till The World Ends, Toxic, dan Womanizer.

Keputusan penyanyi yang diberi label the Princess of Pop itu membuatnya bergabung dengan daftar artis yang menjual katalog musik mereka dalam beberapa tahun terakhir, Justin Bieber, Bruce Springsteen, Bob Dylan, Paul Simon, Neil Young, Shakira, KISS, Sting, Phil Collins, dan Stevie Nicks.

Stevie menjual 80 persen saham katalog penerbitannya kepada Primary Wave pada 2020. Pada saat itu, hak ciptanya dilaporkan bernilai sekitar US$100 juta.

Britney Spears belum merilis album sejak Glory (2016) dan belum tampil dalam konser sejak Oktober 2018, mengakhiri tur "Piece of Me" dengan pertunjukan terakhir di Formula One Grand Prix di Austin, Texas.

Ia sempat dijadwalkan kembali ke Las Vegas pada 2019 untuk residensi kedua, Domination, setelah kesuksesan residensi pertamanya, Britney Spears: Piece of Me,"yang berakhir pada 2017.

Namun, ia akhirnya menunda pertunjukan Domination dan berujung berhenti tampil untuk waktu yang tidak ditentukan.

Lebih dari sebulan yang lalu, ia mematahkan harapan penggemar mengenai tur konser dengan menulis di media sosial bahwa ia tidak akan pernah tampil di AS lagi karena alasan yang sangat sensitif.

"Saya tidak akan pernah tampil di AS lagi karena alasan yang sangat sensitif, tetapi saya berharap dapat duduk di atas bangku dengan mawar merah di rambut saya, dikepang, tampil bersama putra saya di Inggris dan Australia segera," tulis Britney Spears.

(chri)

Read Entire Article
| | | |