CNN Indonesia
Senin, 10 Agu 2026 16:00 WIB
Ilustrasi. Kamu perlu tahu cara memotong kuku kucing yang benar. Jika salah, kucing bisa terluka dan stres, atau malah kamu yang kena cakaran karena kucingmu emosi. (istockphoto/RyersonClark)
Jakarta, CNN Indonesia --
Kalau tidak hati-hati, kegiatan potong kuku kucing bisa sangat menyiksa bagi para pemilik hewan peliharaan satu ini. Namun kalau tidak dipotong, kamu juga terancam kena cakaran kucing.
Tak cuma berbahaya bagi pemilik, kalau cara memotongnya tidak benar, kucing juga bisa stres atau terluka. Jadi, kamu perlu tahu cara memotong kuku kucing yang benar biar aman bagi kedua belah pihak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menggunting kuku juga penting agar kuku tidak tumbuh terlalu panjang dan mengganggu kenyamanan kucing saat berjalan.
Cara memotong kuku kucing yang benar
Sebelum mulai, pastikan kamu sudah menyiapkan gunting kuku kucing atau clipper yang sesuai. Selain itu, ciptakan suasana yang tenang agar kucing tidak merasa terancam.
Jangan lupa siapkan kain bersih atau handuk kecil, serta styptic powder, yakni obat bubuk untuk menghentikan pendarahan jika sewaktu-waktu terjadi luka kecil. Setelah semuanya siap, kamu bisa mulai dengan langkah-langkah berikut, seperti dikutip dari Pet MD:
1. Pegang kucing dengan posisi nyaman
Cara memotong kuku kucing yang pertama, yakni memegang kucing dengan tenang. Letakkan tubuh kucing di lekukan lenganmu dengan posisi menghadap arah yang sama.
Dengan begitu, kamu bisa memegang satu per satu kakinya dari belakang sambil menggunakan tangan lainnya untuk memotong kuku. Jika kucing gelisah, bungkus tubuhnya dengan handuk untuk membuatnya lebih tenang.
2. Keluarkan kukunya
Setelah satu kaki kucing berada di tanganmu, tekan perlahan bagian atas telapak kaki dan bantalan jari di bawahnya. Tekanan lembut ini akan membuat kuku keluar, sehingga lebih mudah dipotong.
Lakukan dengan hati-hati agar kucing tidak kaget. Cara ini juga membantumu melihat bagian kuku yang aman untuk dipotong.
3. Potong bagian ujung kuku
Saat memotong, arahkan clipper dengan sudut sekitar 45 derajat agar kuku tetap nyaman saat kucing berjalan. Mulailah dari potongan kecil untuk menghindari bagian sensitif di dalam kuku yang disebut quick.
Quick adalah bagian kuku yang mengandung pembuluh darah dan saraf. Jika terpotong, akan menimbulkan rasa sakit dan bisa berdarah.
Pada kuku yang bening, bagian quick biasanya terlihat berwarna merah muda di dekat pangkal kuku. Jadi, sisakan sekitar 2 milimeter dari ujung quick. Jika kuku kucing berwarna gelap dan bagian quick tidak terlihat jelas, sebaiknya potong sedikit saja.
4. Ulangi pada kuku lainnya
Setelah satu kuku selesai, lanjutkan ke kuku-kuku lain secara perlahan. Jangan memaksakan diri jika kucing mulai tampak stres atau tidak nyaman.
Lebih baik berhenti sebentar dan melanjutkan nanti ketimbang membuat kucing trauma. Proses cara memotong kuku kucing sebaiknya dilakukan dengan sabar agar kucing terbiasa.
Bagaimana jika kuku kucing terluka?
Ilustrasi. Cara memotong kuku kucing yang salah bisa membuat anabul satu ini jadi stres. (istockphoto/Kunihito Ikeda)
Jika tanpa sengaja kamu melukai kucing saat memotong kukunya, jangan panik. Tekan bagian kuku yang terluka dengan handuk bersih atau kain lembut untuk membantu menghentikan darah.
Gunakan styptic powder, karena bahan ini sangat membantu menghentikan pendarahan dengan cepat. Jika tidak ada styptic powder, kamu bisa menggunakan sedikit tepung maizena atau menggosokkan kuku ke sabun batang.
Seberapa sering kuku kucing harus digunting?
Menurut Pet Helpful, untuk kucing yang tinggal di dalam rumah, kuku biasanya perlu dipotong setiap 2 hingga 4 minggu sekali. Di sisi lain, kucing yang lebih sering keluar rumah mungkin tidak perlu sesering itu karena kukunya lebih cepat aus secara alami.
Adapun kuku yang terlalu panjang bisa menyebabkan masalah, bahkan berisiko tumbuh melengkung ke bantalan kaki dan menusuk kulit. Jadi, sering-sering cek kuku kucing untuk menjaga kesehatan kakinya.
Mengetahui cara memotong kuku kucing dengan benar akan membantu kamu merawat anabul ini tanpa membuatnya terluka atau stres. Selamat mencoba dan semoga tak kena cakaran kucing!
(rti)


















































