Donkey, Spin-off Shrek Tayang 2028 di Bioskop

4 hours ago 8

CNN Indonesia

Senin, 29 Jun 2026 06:30 WIB

Shrek merupakan waralaba animasi sukses yang merupakan adaptasi bebas dari buku bergambar karya William Steig, Shrek!, yang rilis pada 1990. Saga ini diciptakan oleh Ted Elliott, Terry Rossio, Joe Stillman, dan Roger S. H. Schulman. Shrek menyiapkan spin-off baru, Donkey, yang masih akan dibintangi Eddie Murphy dan dijadwalkan tayang pada 2028. (dok. DreamWorks Animation Studios via IMDb)

Jakarta, CNN Indonesia --

Shrek menyiapkan spin-off baru yang akan fokus pada sahabatnya yang cerewet dan sangat membutuhkan perhatian, Donkey. Spin-off bertajuk Donkey itu masih akan diramaikan Eddie Murphy sebagai pengisi suara.

Variety pada Kamis (25/6) memberitakan bahwa Universal dan DreamWorks telah menjadwalkan Donkey untuk dirilis 30 Juni 2028.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Film itu disebut akan menyajikan kisah asal mula bagaimana seekor keledai tersebut menjadi Donkey yang dikenal sedemikian rupa dalam seri film Shrek.

Donkey akan disutradarai Charlie Bean (The Lego Ninjago Movie dan live-action Lady and The Tramp), diproduseri Rebecca Huntley (Kung Fu Panda 4 dan The Bad Guys).

Proyek tersebut juga menggandeng Matt Flynn, yang karya story artist-nya di DreamWorks termasuk The Wild Robot, Puss in Boots: The Last Wish, dan The Bad Guys 2.

[Gambas:Video CNN]

Jadwal Donkey tayang di bioskop berlangsung satu tahun setelah Universal dan DreamWorks merilis Shrek 5 pada musim panas 2027. Shrek 5 disutradarai veteran franchise Conrad Vernon dan Walt Dohrn.

Mike Myers, Murphy, dan Cameron Diaz kembali ke negeri fiksi Far, Far Away dalam peran ikonis mereka sebagai Shrek, Donkey, dan Fiona, sementara Zendaya bergabung dalam jajaran pemain.

Pertama kali dirilis pada 2000, franchise Shrek memberikan sentuhan baru pada konsep Happily Ever After, seperti yang diceritakan ogre yang sering disalahpahami dan kelompok peri dongengnya yang riang.

Shrek langsung menjadi hit dengan pendapatan hampir US$500 juta secara global serta menjadi pemenang Oscar pertama untuk film animasi.

Film tersebut kemudian diikuti tiga sekuel Shrek 2 (2004), Shrek the Third (2007), dan Shrek Forever After (2010), serta dua film spin-off Puss in Boots, yang secara kolektif menghasilkan pendapatan global lebih dari US$3 miliar.

(chri)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |