Jakarta, CNN Indonesia --
Veda Ega Pratama mengalami kecelakaan di Moto3 Amerika yang berlangsung di Austin, Senin (30/3) dini hari WIB. Guido Pini jadi juara di seri ini.
Veda Ega yang membela Honda Team Asia memulai balapan di posisi keempat tetap ada di posisi tersebut pada awal balapan. Namun jelang masuk ke lap kedua, Veda Ega merosot ke peringkat ketujuh.
Posisi Veda Ega kemudian melorot ke peringkat kedelapan, persis di belakang Joel Esteban.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada lap ketiga, Veda Ega bisa mencatat waktu lap tercepat dengan 2 menit 13,844 detik. Veda Ega kemudian berhasil memperbaiki posisinya dengan sempat naik ke peringkat kelima di lap keempat.
Veda Ega terlibat duel ketat dengan Valentin Perrone dan Guido Pini untuk perebutan posisi keempat. Namun di lap kelima, Veda Ega masih tertahan di posisi keenam.
Pada lap kelima inilah, Veda Ega dan Esteban mengalami kecelakaan. Veda Ega kehilangan kendali motor dan mengalami high side dan Esteban yang ada di belakangnya juga mengalami kecelakaan karena menabrak motor Veda Ega yang ada di jalur lintasan di depannya.
Kecelakaan itu membuat Veda Ega tak mampu melanjutkan balapan.
Pada lap ketujuh, Maximo Quiles masih memimpin balapan. Ia unggul atas Pini dan Perrone yang ada di posisi kedua dan ketiga.
Masuk ke lap ke-10, Quiles masih mempertahankan posisi di depan. Ia punya selisih 0,3 detik dari Pini yang ada di peringkat kedua.
Pada lap berikutnya, Pini mendekat dan hanya berjarak 0,154 detik dari Quiles. Selisih ini membuat persaingan perebutan posisi pertama menjadi menegangkan memasuki tiga lap terakhir.
Pini pada akhirnya bisa menyusul Quiles dan ganti jadi pemimpin balapan. Di lap ke-13, Perrone dan Alvaro Carpe juga melewati Quiles. Quiles pun terlempar ke peringkat keempat.
Duel Pini vs Perrone kemudian mewarnai dua lap terakhir. Perrone bisa menyusul Pini dan memimpin balapan.
Carpe menyusul Pini di lap terakhir. Carpe lalu berusaha mengejar Perrone di sisa balapan yang ada. Di belakang mereka, Quiles bisa menyusul Pini dan merebut posisi ketiga.
Carpe sukses menyusul Perrone di lap terakhir namun Perrone mengembalikan posisi pertama ke pangkuannya pada manuver berikutnya.
Di tikungan terakhir, secara mengejutkan justru Pini yang bisa melesat dan meninggalkan Carpe serta Perrone yang melebar di tikungan terakhir. Quiles lalu finis di posisi kedua dan Carpe di posisi ketiga.
(ptr)
Add
as a preferred source on Google


















































