Jakarta, CNN Indonesia --
Sekretaris Dirjen Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Setia Diarta Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan pihaknya mendukung semua teknologi baru dalam otomotif yang bertujuan mengurangi emisi.
Dia mengatakan demikian saat ditanya soal bagaimana cara Kemenperin memastikan investasi otomotif tidak tertahan atau hengkang dalam acara EVolution Indonesia Forum yang digelar CNN Indonesia di Jakarta pada Selasa (3/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setia bilang Kemeperin berupaya menjaga iklim usaha para produsen yang sudah berinvestasi di dalam negeri. Inilah yang disebut jadi alasan Kemenperin mendukung berbagai macam teknologi baru.
"Kami tetap mendukung segala jenis teknologi yang digunakan, dengan catatan selama teknologi itu memang berorientasi untuk mengurangi emisi," kata Setia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setia juga menyinggung pernyataan sebelumnya dari Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara yang bilang asosiasi berpandangan harus mengayomi apapun konsep teknologi yang dibawa produsen asing asal bisa membantu Indonesia mencapai Net Zero Emission (NZE) pada 2060.
"Tadi pak Kukuh menyampaikan 2060 adalah target NZE. Tapi Kemenperin sebenarnya dari awal-awal sudah ingin untuk sektor industri itu di 2050. ini bicara di sektor transportasi," ucap Setia.
Pengembangan industri otomotif Indonesia dikatakan Setia sudah dalam jalur yang benar. Hal ini juga didukung program hilirisasi yang dilakukan pemerintah, salah satunya terkait nikel.
"Indonesia sudah dalam track yang sewajarnya," ujar dia.
(fea)

















































