Salat Tarawih Ramadhan 2026, Arab Saudi Tetapkan 10 Rakaat

2 hours ago 1

CNN Indonesia

Selasa, 03 Feb 2026 12:45 WIB

Arab Saudi menetapkan 10 rakaat Tarawih dan 3 Witir di Masjidil Haram dan Nabawi selama Ramadhan 2026. Ilustrasi. Arab Saudi menetapkan salat tarawih Ramadhan 2026 sebanyak 10 rakaat. (iStockphoto/Fredography)

Jakarta, CNN Indonesia --

Rakaat salat tarawih dan witir Arab Saudi kembali menjadi perhatian umat Islam dunia menjelang Ramadhan 1447 Hijriah atau 2026. Otoritas pengelola Dua Masjid Suci memastikan pelaksanaan salat Tarawih di Masjidil Haram, Makkah, dan Masjid Nabawi, Madinah, akan digelar sebanyak 10 rakaat dan ditutup dengan 3 rakaat salat Witir.

Ketentuan tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Urusan Dua Masjid Suci yang menegaskan bahwa format ibadah malam selama Ramadhan mendatang telah dikonfirmasi secara resmi. Pola ini akan berlaku serentak di dua masjid suci yang menjadi pusat ibadah umat Islam dari seluruh dunia.

"Salat Tarawih di Masjidil Haram, Makkah, dan Masjid Nabawi, Madinah, akan terdiri dari 10 rakaat," demikian pernyataan otoritas pengelola haramain mengutip Muna Bulletin. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah pelaksanaan Tarawih, jamaah akan melanjutkan dengan 3 rakaat salat Witir sebagai penutup rangkaian ibadah malam berjamaah. Dengan susunan tersebut, keseluruhan ibadah menghasilkan lima kali taslim atau salam, sebelum diakhiri dengan Witir.

Penetapan rakaat salat tarawih dan witir di Arab Saudi ini disebut sebagai upaya mempertahankan praktik yang selama ini menjadi tradisi di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Pemerintah Arab Saudi menilai pola tersebut mampu menjaga kekhusyukan ibadah sekaligus memberikan kenyamanan bagi jamaah yang jumlahnya terus meningkat setiap Ramadhan.

Selain itu, format yang lebih ringkas dinilai memudahkan pengaturan saf, menjaga ketertiban, serta mengakomodasi kehadiran jamaah dari berbagai negara dengan latar belakang mazhab dan kebiasaan ibadah yang beragam.

Pelaksanaan salat Tarawih di dua masjid suci juga secara konsisten disiarkan ke seluruh dunia. Biasanya, otoritas setempat akan merilis jadwal lengkap, termasuk waktu pelaksanaan dan daftar imam yang memimpin salat, mendekati awal Ramadhan.

Sebagai perbandingan, pada 2022 lalu, salat Tarawih di Masjidil Haram masih dilaksanakan sebanyak 20 rakaat dan ditutup dengan 3 rakaat Witir, sehingga total mencapai 23 rakaat. Seiring waktu, Arab Saudi melakukan penyesuaian dengan mempertimbangkan dinamika jamaah dan kondisi lapangan.

Dengan penetapan ini, pemerintah berharap pelaksanaan ibadah malam Ramadhan di kawasan haramain dapat berlangsung tertib, khusyuk, dan nyaman bagi jutaan jamaah yang hadir. Kejelasan mengenai rakaat salat tarawih dan witir Arab Saudi pun diharapkan membantu jamaah internasional mempersiapkan diri menyambut Ramadhan 2026.

(tis/tis)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |