Kenapa Minum Kopi Malah Ngantuk? Ada 5 Penyebabnya

4 hours ago 5

CNN Indonesia

Kamis, 13 Agu 2026 20:00 WIB

Kenapa minum kopi malah bikin ngantuk? Ilustrasi. Kenapa minum kopi malah bikin ngantuk? Ternyata ada beberapa penyebabnya. (iStock)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Sebagian orang minum kopi demi tetap bisa terjaga dan fokus bekerja. Namun sebagian lain malah mengantuk setelah minum kopi. Kenapa bisa demikian? Ternyata ada beberapa alasan minum kopi malah bikin ngantuk.

Suka memulai hari dengan kopi? Entah kopi hitam, kopi susu, atau americano, kopi sepertinya sudah jadi bagian dari hidup sebagian orang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kandungan kafein sebagai stimulan membuat minuman ini ampuh bikin melek. Pun ada beberapa orang sampai bisa begadang semalaman tanpa ada kantuk.

Akan tetapi, rupanya ada beberapa orang yang tidak mendapatkan efek serupa. Ngopi malah bikin ngantuk. Kenapa bisa demikian?

1. Metabolisme kafein yang cepat

Kafein bisa membuat kamu mengantuk karena tubuh dengan cepat memetabolisme stimulan ini.

Melansir dari Very Well Health, kafein membuat tubuh tetap terjaga dengan memblokir adenosin atau zat kimia tubuh yang membuatmu merasa mengantuk.

Saat kafein habis, adenosin kembali berikatan dengan reseptor di otak sehingga berpotensi memicu kantuk.

Tingkat metabolisme kafein berbeda pada tiap orang. Namun umumnya hampir seluruh kafein diserap dalam waktu 45 menit, lalu puncaknya terjadi dalam 1-2 jam. Tubuh perlu waktu 2,5-5 jam untuk mengurangi kafein hingga setengahnya.

Tubuh yang memetabolisme kafein dengan cepat bisa mengantuk kembali dalam waktu singkat setelah ngopi.

2. Kurang tidur

Saat kurang tidur, minum kopi sebenarnya tidak banyak membantu. Menambah porsi kopi demi bisa terjaga justru bisa jadi bumerang.

Terlalu banyak kopi bisa mengganggu siklus tidur dan membuatmu mengantuk dan lelah keesokan harinya.

3. Toleransi terhadap kafein

Kenapa minum kopi malah ngantuk?Ilustrasi. Rutin minum kopi membuat tubuh membangun toleransi terhadap kafein. (Farah Rafalani)

Di awal, konsumsi kopi bikin kamu terjaga dan fokus. Kopi pun dikonsumsi rutin. Tubuh lama-kelamaan membangun toleransi terhadap kafein.

Konsumsi kafein dalam jumlah yang sama tidak akan memberikan efek yang sama lagi. Kamu perlu menambah porsi kopi untuk mendapat efek yang sama tapi tindakan ini juga berisiko mengganggu tidur.

4. Perubahan kadar gula darah

Minum kopi di pagi hari berkontribusi pada resistensi insulin dan berdampak negatif terhadap kemampuan tubuh untuk mentoleransi glukosa. Kamu pun jadi lebih sensitif terhadap gula atau karbohidrat pada minuman atau menu sarapan. Akibatnya, ada lonjakan gula darah sementara.

Setelah melonjak, kadar gula darah turun dengan cepat sehingga timbul rasa kantuk atau lelah.

5. Genetik

Faktor genetik memengaruhi bagaimana orang merespons kafein. Memiliki gen tertentu bisa membuat seseorang lebih sensitif terhadap efek negatif kafein seperti, kecemasan atau gangguan tidur.

Jika konsumsi kafein membawa dampak buruk terhadap tidur, maka orang dapat mengalami kelelahan keesokan harinya. Meski demikian, perlu riset lebih mendalam untuk membuktikan hal ini.

(els)

placeholder

Read Entire Article
| | | |