CNN Indonesia
Jumat, 19 Jun 2026 21:00 WIB
Para kritikus menguliti film Disclosure Day meski tetap mendapatkan banyak penilaian baik. (dok. Universal Pictures/Amblin Entertainment via IMDb)
Jakarta, CNN Indonesia --
Para kritikus menguliti film Disclosure Day meski tetap mendapatkan banyak penilaian baik. Salah satu hal yang paling disorot dari film ini adalah Steven Spielberg dinilai gagal merangkai elemen cerita jadi alur yang solid dan padu.
Sejak tayang pada 10 Juni 2026, film sci-fi terbaru Steven Spielberg ini menuai berbagai komentar dari para kritikus dan penonton pada laman agregator Rotten Tomatoes.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Per Jumat (19/6), film ini mendapatkan status Fresh untuk Tomatometer dengan nilai 80 persen dari 361 ulasan kritikus. Sementara itu skala Popcornmeter dari penonton memberikan nilai 72 persen, berdasarkan lebih dari 2.500 penonton.
Meski dapat nilai tinggi, naskah film yang ditulis David Koepp soal usaha membongkar rahasia keberadaan alien itu dinilai kritikus gagal mengembangkan berbagai gagasan besar yang diusung Disclosure Day.
"Spielberg tampaknya sudah lama bergulat dengan berbagai tema dan ide yang diangkat film ini, mungkin bahkan sepanjang kariernya," kata Adam Graham dari Detroit News.
"Sayangnya, ia gagal merangkainya menjadi satu kesatuan yang solid. Pada akhirnya, Disclosure Day lebih terasa sebagai rentetan gagasan ambisius yang terdengar mengesankan, tetapi tidak benar-benar menghasilkan sesuatu yang bermakna," lanjutnya.
"Sebagai sebuah usaha untuk tampil mendalam, film ini tidak benar-benar berhasil, begitu juga dengan banyak elemen lainnya," kata Kyle Smith dari Wall Street Journal.
"Spielberg mampu menggabungkan unsur dongeng dan fiksi ilmiah secara brilian dalam mahakaryanya tahun 2001, A.I.: Artificial Intelligence. Namun, Disclosure Day terasa kurang memuaskan ketika berusaha meniru perpaduan tersebut," kata Smith.
Sejak tayang pada 10 Juni 2026, film sci-fi terbaru Steven Spielberg ini menuai berbagai komentar dari para kritikus dan penonton pada laman agregator Rotten Tomatoes. (Niko Tavernise/Universal Pictures and Amblin Entertainment)
"Spielberg tampak kesulitan menemukan titik temu antara nuansa sinis ala thriller konspirasi dan sentuhan emosional yang biasanya menjadi kekuatannya," kata Justin Chang dari The New Yorker.
"Akibatnya, Disclosure Day berakhir berada di posisi serba tanggung, cukup menyentuh secara emosional, tetapi kurang jelas arah dan tujuannya," lanjut Chang.
"Alih-alih sesuatu yang istimewa, film ini hanyalah film aksi biasa yang mudah terlupakan, dibangun di atas formula thriller konspirasi yang sudah sangat umum," kata Deborah Ross dari The Spectator.
"Entah ada atau tidak kehidupan di planet lain, tetapi sebagai penghuni Bumi yang menonton film ini, saya sudah merasa kehilangan semangat hanya sekitar sepuluh menit setelah film dimulai," lanjut Ross.
"Terdapat ketidakseimbangan yang aneh dalam pengembangan karakter di naskah tersebut, di mana beberapa karakter pendukung muncul sebagai individu yang lebih berbeda daripada para protagonis," kata Dana Stevens dari Slate.
Meski menuai berbagai komentar tajam, film blockbuster ini tetap menuai pujian dari beberapa kritikus lainnya. Ciri khas Steven Spielberg dalam menyelipkan unsur emosional menjadi salah satu keunggulan yang diakui oleh sejumlah kritikus.
Meski menuai berbagai komentar tajam, film blockbuster ini tetap menuai pujian dari beberapa kritikus lainnya. Ciri khas Steven Spielberg dalam menyelipkan unsur emosional menjadi salah satu keunggulan yang diakui oleh sejumlah kritikus. (dok. Universal Pictures/Amblin Entertainment via IMDb)
"Spielberg dan Koepp menyalami hal-hal spiritual dan eksistensial dalam film alien bertema politik ini, dan meskipun tujuannya tidak begitu menarik, perjalanannya sendiri sangat menyentuh dan dieksekusi dengan brilian," kata Katie Walsh dari Tribune News Service.
"Ketertarikan Spielberg bukan terletak pada kemungkinan-kemungkinan diplomasi dengan makhluk luar angkasa. Yang menarik perhatiannya adalah potensi emosional manusia, kemampuan kita untuk merasa takjub, dan membiarkan rasa takjub itu mengungkap sisi terbaik dari diri kita," kata Richard Whittaker dari Austin Chronicle.
"Kisah Spielberg bukanlah teori konspirasi. Ini adalah kisah spektakuler tentang apa yang kita lihat, apa yang kita dengar, dan bagaimana keduanya dapat mengubah apa yang kita yakini dan bagaimana kita memperlakukan satu sama lain. Pada adegan terakhir film yang indah dan memukau ini, Anda menyadari bahwa ini adalah sebuah permohonan," kata Gene Park dari Washington Post.
Disclosure Day mengikuti kisah Margaret Fairchild (Emily Blunt), seorang pembawa berita cuaca di Kansas City yang mendapati dirinya terhubung dengan serangkaian fenomena misterius yang sulit dijelaskan.
Pada saat bersamaan, Dr. Daniel Kellner (Josh O'Connor), pakar keamanan siber yang bekerja untuk organisasi rahasia WARDEX, mulai mempertanyakan informasi yang selama ini disembunyikan terkait kunjungan makhluk asing ke bumi.
Pencarian mereka membawa Margaret dan Daniel berhadapan dengan Noah Scanlon (Colin Firth), pemimpin WARDEX yang berusaha menjaga rahasia tersebut tetap tersembunyi, serta Hugo Wakefield (Colman Domingo), mantan anggota organisasi yang memilih membantu mereka.
Di tengah tekanan dari pihak-pihak berkuasa, keduanya berpacu mengungkap sebuah kebenaran yang dapat mengubah pemahaman manusia tentang alam semesta dan keberadaan mereka sendiri.
(van/end)
Add
as a preferred source on Google


















































