Pertamina Eco RunFest Sulap Limbah Plastik dan Tekstil Jadi Eco Jersey

4 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Pertamina Eco RunFest 2026 memperkuat inisiatif keberlanjutan melalui penggunaan jersey ramah lingkungan. Langkah ini dilakukan dengan menggandeng brand apparel olahraga lokal, Manta Liberta.

Jersey tersebut dibuat dari material daur ulang limbah plastik dan tekstil. Kehadiran eco jersey ini menjadi salah satu bentuk nyata prinsip keberlanjutan yang diterapkan dalam rangkaian Pertamina Eco RunFest 2026.

VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan penggunaan jersey ramah lingkungan merupakan komitmen Pertamina untuk memastikan pelaksanaan Eco RunFest 2026 mengedepankan aspek lingkungan, termasuk pengelolaan sampah yang optimal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penggunaan jersey ramah lingkungan merupakan salah satu komitmen Pertamina untuk memastikan pelaksanaan Eco RunFest 2026 benar-benar mengedepankan aspek lingkungan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (28/8).

Ia menjelaskan, kegiatan ini melibatkan sekitar 14 ribu pelari Eco Run dan 10 ribu pengunjung Energizing Music Festival. Menurutnya, jumlah peserta yang besar ini menjadi ruang luas untuk mengajak masyarakat bergerak bersama menjaga lingkungan.

Semangat tersebut sejalan dengan pesan utama Pertamina Eco RunFest 2026, yakni mengajak masyarakat tidak hanya berlari, tetapi juga bergerak bersama menjaga bumi melalui kebiasaan dan aksi nyata.

"Dari sebuah jersey, kita dapat melihat bagaimana material yang sebelumnya menjadi limbah dapat memiliki kehidupan baru. Inilah bentuk nyata bagaimana prinsip keberlanjutan dapat diterapkan dalam sebuah kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas," tutur Baron.

Co-Founder Manta Liberta, Aldy Nur Prastya, mengatakan pihaknya bersama Pertamina melakukan riset dan pengembangan material jersey yang didedikasikan khusus untuk Pertamina Eco RunFest 2026. Material yang digunakan telah bersertifikasi global recycle standard.

Kolaborasi ini sekaligus menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa material yang sebelumnya dianggap limbah masih memiliki potensi diolah menjadi produk bernilai guna. Pembuatan eco jersey ini diproyeksikan dapat menyerap hingga 210 ribu sampah botol plastik, atau setara 2,5 ton sampah botol plastik.

"Selain aspek material recycle, fitur performa juga menjadi yang utama. Material recycle jersey ini juga memiliki spesifikasi anti bacterial, anti odor, dan moisture wicking," ucap Aldy.

Menurutnya, pengembangan produk berbasis material daur ulang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pengumpulan material, proses pengolahan, hingga desain dan produksi. Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk memperluas pemanfaatan material yang masih memiliki nilai guna.

"Kolaborasi lintas sektor menjadi penting untuk memperluas pemanfaatan material yang masih memiliki nilai guna," tegas Aldy.

Sebagai informasi, eco jersey menjadi salah satu dari tujuh inisiatif keberlanjutan yang dihadirkan dalam Pertamina Eco RunFest 2026. Selain pemanfaatan kembali material melalui eco jersey, Pertamina turut menghadirkan eco innovation, eco mission, eco talent, eco production, eco waste management, dan eco education.

Ketujuh inisiatif tersebut dirancang untuk memperluas dampak kegiatan. Cakupannya mulai dari mendorong inovasi pengelolaan sampah di sekolah, penerapan prinsip sirkular dalam produksi acara, pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir, hingga edukasi mengenai jejak lingkungan.

Pertamina Eco RunFest 2026 sendiri akan digelar pada 6 Desember 2026 di Plaza Parkir Timur dan Istora, Senayan, Jakarta.

(rir)

Read Entire Article
| | | |