Prabowo Curhat Dituduh Serampangan Pakai Hasil Efisiensi APBN Buat MBG

2 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto mengaku dituduh serampangan membelanjakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) gara-gara dana hasil efisiensi kas negara dipakai untuk menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia mengakui anggaran MBG memang berasal dari hasil efisiensi dan penertiban penyalahgunaan anggaran negara.

"Saya melakukannya dengan menggunakan penghematan yang kami hasilkan dari inefisiensi dan penyalahgunaan uang negara. Dana yang saya selamatkan itu seharusnya bisa hilang menguap karena korupsi," ujar Prabowo dalam acara Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, kebijakan itu bukan bentuk pemborosan APBN, melainkan relokasi sumber daya ke sektor yang dinilai lebih produktif.

"Jadi, saya dituduh belanja secara serampangan. Tidak, ini adalah relokasi sumber daya," katanya.

Prabowo juga menyebut sejumlah perwakilan dari Rockefeller Institute datang ke Jakarta untuk mempelajari program MBG. Tim Rockefeller memuji program MBG sebagai investasi terbaik sebuah negara.

Prabowo mengatakan berdasarkan penelitian Rockefeller Institute, setiap US$1 atau senilai Rp16.932 yang dibelanjakan untuk makan gratis anak-anak dapat menghasilkan imbal balik sedikitnya US$7 atau setara dengan Rp118.524, bahkan dalam jangka panjang imbal hasilnya hingga 35 kali lipat.

Ia lantas mengklaim dampak program MBG mulai terasa terhadap perekonomian domestik. Prabowo mengatakan sejumlah anggota Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyampaikan kepadanya bahwa konsumsi domestik pada Januari menjadi yang tertinggi dalam 10 hingga 15 tahun terakhir.

Selain itu, ia menyebut saat ini telah beroperasi sekitar 23 ribu dapur MBG di berbagai desa, dengan masing-masing dapur mempekerjakan sekitar 50 orang. Program tersebut, kata dia, turut membuka lapangan kerja bagi masyarakat, terutama ibu rumah tangga yang sebelumnya tidak memiliki penghasilan.

"Kami sekarang sudah memiliki 23 ribu dapur. Setiap dapur mempekerjakan 50 orang di desa. Ibu-ibu yang sebelumnya tidak punya penghasilan, kini punya penghasilan," jelasnya.

Prabowo menambahkan kehadiran dapur MBG juga mendorong permintaan bahan pangan seperti telur, ayam, dan sayuran di tingkat desa, sehingga memberikan kepastian pasar bagi petani setempat.

"Ini menghasilkan efek pengganda (multiplier effect) yang menciptakan semacam ledakan ekonomi dari bawah," pungkasnya.

[Gambas:Video CNN]

(lau/pta)

Read Entire Article
| | | |