CNN Indonesia
Jumat, 20 Mar 2026 13:20 WIB
Ilustrasi. Puasa Syawal adalah amalan sunnah pada bulan Syawal, tepatnya setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri. Lantas, puasa Syawal dikerjakan berapa hari? (iStockphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --
Salah satu amalan yang disunahkan pada bulan Syawal adalah puasa Syawal. Pahala puasa ini disebut seperti kita berpuasa sepanjang tahun. Lantas, puasa Syawal berapa hari?
Puasa Syawal adalah puasa sunah yang dilaksanakan pada bulan Syawal, tepatnya setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri. Umat Muslim sudah bisa berpuasa pada 2 Syawal untuk meraih keutamaannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anjuran puasa Syawal dijelaskan Rasulullah SAW dalam sebuah hadis yang berbunyi:
"Sungguh Rasulullah SAW bersabda, "Siapa yang berpuasa Ramadhan, kemudian diiringi dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun." (HR Muslim no 1164)
Puasa Syawal juga bisa menjadi tanda-tanda diterimanya puasa di bulan Ramadhan. Meski begitu, umat Muslim yang hendak berpuasa perlu tahu, sebaiknya puasa Syawal berapa hari?
Ketentuan puasa Syawal
Melansir laman MUI, persis satu hari setelah Idul Fitri, menurut Mazhab Imam Syafii, Imam Ahmad, dan ulama lainnya, umat Islam dianjurkan melaksanakan puasa Syawal selama enam hari.
Bila memungkinkan, puasa bisa dilakukan secara langsung enam hari berturut-turut pada 2-7 Syawal. Namun, orang yang berpuasa di luar tanggal itu, sekalipun tidak berurutan, tetap mendapat keutamaan puasa Syawal seperti pahala puasa wajib setahun penuh.
Untuk puasa Syawal 2026 yang dilakukan secara berurutan, waktu pelaksanaannya masih menunggu hasil sidang Isbat penentuan 1 Syawal 1447 H pada Kamis, 19 Maret 2026. Sementara PP Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
Niat puasa Syawal
Setelah mengetahui puasa Syawal berapa hari, berikut ini lafal niat puasa Syawal yang bisa dibaca:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin 'an adâ'i sunnatis Syawwali lillahi ta'âlâ.
Artinya: "Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah."
Demikian penjelasan mengenai puasa Syawal berapa hari. Semoga kita bisa menyempurnakan ibadah Ramadhan kita dengan melaksanakan puasa sunah di bulan Syawal.
(pua/fef)
Add
as a preferred source on Google


















































