Jakarta, CNN Indonesia --
Muhammad Albagir menyatakan tugasnya sebagai atlet Timnas Futsal Indonesia masih belum selesai.
Albagir merupakan nama lawas dalam kancah futsal nasional. Namanya cukup akrab dengan gawang Timnas Indonesia. Masuk keluar pemusatan latihan sudah jadi bagian rutinitas pemain 28 tahun tersebut.
Sempat tak terpilih dalam skuad SEA Games 2025 dan Piala Asia 2026, Albagir kembali dipercaya pelatih Hector Souto mengawal gawang Timnas Indonesia dalam Piala AFF 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Albagir bergantian menjadi sosok di bawah mistar bersama Angga Ariansyah. Hasilnya medali perak di tangan.
Kemenangan dan kekalahan adalah bagian dari kehidupan menjadi atlet. Albagir tampak sudah move on dari kegagalan mempertahankan gelar Asia Tenggara. Hanya saja ada satu yang tidak akan dilupakan pemain dari klub Black Steel tersebut.
"Turnamen sudah selesai, tugas telah selesai. Namun, pekerjaan dan dan perjalanan tidak akan pernah berhenti sampai Tuhan mnghentikannya. Tidak pernah puas," tulis Albagir dalam unggahan di media sosial, Senin (13/4).
Pesan tersebut mengindikasikan Albagir bakal terus berjuang mempertahankan posisi sebagai kiper di Timnas Futsal Indonesia.
Rival Albagir bukan hanya Angga, tetapi terdapat pula Muhammad Nizar dan Ahmad Habiebie yang jadi pilihan Souto di Piala Asia tiga bulan lalu.
Keberadaan pesaing-pesaing internal menjadi salah satu cara pelatih Souto membuat Timnas Indonesia menghasilkan individu-individu berkualitas sehingga tim Merah Putih bisa berkompetisi di level internasional.
(nva/abs)
Add
as a preferred source on Google


















































