CNN Indonesia
Rabu, 11 Feb 2026 08:00 WIB
Polisi siapkan unit khusus hingga tim antiterorisme jelang konser gratis BTS di Gwanghwamun Square. Massa diperkirakan mencapai 260 ribu orang. (AFP/Noam Galai)
Jakarta, CNN Indonesia --
Polisi bersiap menghadapi kerumunan hingga 260.000 orang di Gwanghwamun Square di pusat Seoul untuk konser gratis BTS pada Maret 2026. Beberapa persiapan khusus sudah direncanakan.
Acara yang berbeda dari konser tur dunia itu akan berlangsung di Gwanghwamun, Seoul, tepat sehari setelah perilisan album terbaru mereka, Arirang pada 20 Maret 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Badan Kepolisian Metropolitan Seoul Park Jeong-bo, seperti diberitakan Korea JoongAng Daily, mengatakan jajarannya bahkan akan mengerahkan unit polisi khusus dan meningkatkan langkah-langkah antiterorisme.
Dalam konferensi pers rutin pada Senin (9/2), ia mengatakan polisi telah membentuk gugus tugas yang dipimpin wakil komisaris jenderal badan tersebut untuk keamanan publik guna mengawasi persiapan.
Polisi memperkirakan sekitar 230.000 orang dapat berkumpul di antara panggung pertunjukan di utara Woldae, platform atau undak-undakan batu bertingkat yang terletak di depan gerbang utama istana, dekat Gwanghwamun dan Daehanmun di Istana Deoksu.
Namun, Park Jeong-bo mengatakan jumlah tersebut dapat membengkak hingga 260.000.
"Kami mempersiapkan diri berdasarkan asumsi bahwa jumlah maksimum orang dapat berkumpul," katanya.
Pihak berwenang akan membagi area tersebut menjadi empat zona berdasarkan kepadatan kerumunan, yakni inti, panas, hangat, dan dingin.
Mereka selanjutnya membagi area tersebut menjadi 15 bagian lagi, dengan seorang perwira senior superintendent-level untuk mengawasi pengendalian kerumunan di setiap bagian.
Demi mempersiapkan kemungkinan gangguan, kekerasan, atau serangan teroris, polisi akan mengerahkan 13 tim kejahatan kekerasan dari sembilan kantor polisi dan menempatkan unit polisi khusus.
Mereka ditugaskan untuk memeriksa keberadaan bahan peledak dan mengidentifikasi individu yang mencurigakan di area tersebut.
Polisi juga akan memantau komunitas daring untuk postingan yang mengancam, dengan tim investigasi siber khusus yang melakukan pengawasan daring sepanjang waktu.
Agensi BTS, sekaligus penyelenggara konser, HYBE telah menyatakan mereka akan mengerahkan 3.553 personel keamanan.
Namun, polisi telah meminta perusahaan tersebut untuk meningkatkan langkah-langkah keamanannya berdasarkan prinsip "penanggung jawab membayar," yang menempatkan tanggung jawab utama untuk manajemen acara pada penyelenggara.
"Tergantung pada kondisi di lokasi, kami mungkin akan meminta lebih banyak personel keamanan tambahan," kata Park Jeong-bo.
"Kerumunan besar dapat meluber ke jalan raya, jadi kami harus mempersiapkan diri secara menyeluruh untuk melindungi keselamatan publik."
Polisi mengatakan akan menerapkan tuntutan berdasarkan Undang-Undang tentang Promosi Pemanfaatan Jaringan Informasi dan Komunikasi serta Perlindungan Informasi dan Undang-Undang penghalangan bisnis terhadap mereka yang menggunakan program makro dalam memesan tiket gratis.
Program makro adalah sistem yang membuat satu orang bisa membeli banyak tiket dalam waktu singkat secara tidak adil atau mengganggu penjualan tiket dengan menyebabkan kegagalan server.
Konser comeback BTS di kawasan Gwanghwamun juga bakal disiarkan langsung dalam acara BTS the Comeback Live | Arirang di Netflix pada 21 Maret 2026 pukul 19.00 WIB.
Pertunjukan itu menjadi acara siaran langsung pertama dari Korea Selatan yang disiarkan secara global.
(chri)

















































