Pedagang Tanah Abang Curhat ke Mendag Omzet Turun di Musim Lebaran

3 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah pedagang Pasar Tanah Abang mengeluhkan penurunan omzet menjelang Lebaran kepada Menteri Perdagangan Budi Santoso.

Budi menyebut telah menerima langsung masukan tersebut dan tengah mencermati kondisi yang terjadi di lapangan.

"Kemarin sebenarnya kita juga sempat ketemu juga ya dari Tanah Abang itu, asosiasi pedagang Tanah Abang. Jadi waktu itu kita ngobrol lah, apa sih masalah sekarang yang terjadi di sana. Memang dia (pedagang) sampaikan ya memang enggak kayak dulu lagi," kata Budi di Kemendag, Jakarta Pusat, Jumat (27/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan pertemuan tersebut dihadiri oleh pelaku usaha yang sebagian besar menjual produk dalam negeri. Dalam diskusi tersebut, pedagang menyampaikan bahwa kondisi penjualan tidak sekuat tahun-tahun sebelumnya meski tidak semua pedagang mengalami hal yang sama.

"Ya, menurun (omzetnya), menurut dia memang berkurang, tapi kan itu hanya 1-2 penjual ya. Kami kan kebetulan memang tidak ke sana," ujarnya.

Budi mengatakan pemerintah masih perlu melihat kondisi secara lebih menyeluruh, termasuk asal barang yang dijual dan pola perdagangan yang terjadi di pasar tersebut.

"Kita perlu coba cek di Tanah Abang itu barang-barangnya dari mana saja. Kan apakah sama seperti dulu," kata Budi.

Meski ada keluhan penurunan transaksi, ia menyebut sebagian pedagang kini mulai beradaptasi dengan memanfaatkan kanal penjualan daring alias e-commerce.

"Yang jelas kalau mereka sampaikan, mereka juga waktu itu bilang memang enggak kayak dulu (penjualannya), tetapi sebenarnya dia sudah berusaha selain jual secara fisik atau offline, tapi dia juga jual secara online," ujarnya.

Selain itu, Budi mengatakan pihaknya berencana memberikan fasilitasi tambahan bagi para pedagang, termasuk membuka akses pemasaran ke ritel modern dan memperluas jaringan melalui kegiatan promosi.

"Kami nanti akan melakukan fasilitasi seperti juga UMKM yang lain. Jadi dia juga bisa memasok misalnya ke ritel modern atau ke pasar manapun," kata Budi.

Ia juga mendorong pedagang untuk lebih aktif mengikuti pameran dan kegiatan promosi agar jangkauan pasar semakin luas. Di sisi lain, Budi menilai kondisi pasar secara umum masih terlihat ramai, meski belum dapat memastikan angka penurunan omzet secara pasti.

"Kalau angkanya saya enggak tahu persis ya angkanya. Tapi kalau sepintas saya lihat ya, kemarin juga ramai," ujarnya.

Pemerintah menyatakan akan terus berkomunikasi dengan pedagang untuk mencari solusi, termasuk mendorong diversifikasi kanal penjualan agar pelaku usaha tetap dapat bertahan di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat.

(del/agt)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |